Mengetahui Kondisi Keuangan Bagi Milenial Untuk Masa Depan Cermelang - PRUPOP PREMIUM INFORMATION

Breaking

Random Posts

Thursday, October 24, 2019

Mengetahui Kondisi Keuangan Bagi Milenial Untuk Masa Depan Cermelang

Mengetahui Kondisi Keuangan Bagi Milenial Untuk Masa Depan Cermelang

PRUPOP - Dalam kondisi sekarang keuanganlah yang harus diperhatikan untuk kalang milenial yang hingga saat ini lebih banyak nongkrong untuk menghamburkan uang. Mengatur suatu keuangan sendiri saat jauh lebih baik dan bermanfaat.

Jika pada konsep mengatur keuangan pada hakikatnya adalah menjawab agar seseorang tidak berada dalam kondisi besar pasak daripada tiang dan syukur-syukur justru bisa bersisa lebih dari kepemilikan uang yang ada, maka sepertinya diperlukan kepedulian yang lebih untuk belajar lagi, dan memahaminya lagi.

Dengan karakter yang enjoy melekat pada milenial bisa menjadi bumerang bagi kesehatan keuangannya. Contoh adalah milenial yang acapkali terperangkap dalam gaya hidup yang hobi nongkrong dan hang out bareng teman di tempat-tempat yang Instagramable. Sebenarnya tidak masalah dengan hal itu namun menjadi keliru ketika dilakukan dengan tujuan agar dicitrakan enggak kudet.

Hal lain yang seringkali apa dilakukan milenial seperti abai dalam memeriksa keuangan dirinya. Ternyata aktivitas ini sangat penting untuk mengukur diri,
"Oh ternyata pengeluaran gue selama ini segini". Cara mudah melakukan financial check up yaitu dengan mengakumulasikan total aset yang dimiliki dengan pos pengeluaran yang ada seperti utang, kebutuhan regular, hingga untuk gaya hidup.

Pasca pemeriksaan keuangan secara mandiri, ada lima hal yang harus diterapkan dalam pengelolaan keuangan.
Kelima hal tersebut adalah ARUS KAS, MENGELOLA UTANG, MENABUNG, PROTEKSI BARU - INVESTASI.
Pertama mengenai ARUS KAS, sudah pasti kita akan berbicara mengenai pendapatan kita. Apakah pendapatan lebih besar pasak dari pada tiang? Besar mana, pendapatan atau pengeluaran.


Jika pengeluaran lebih banyak dari pendapatan, maka balancing wajib dilakukan. Jika pendapatan di rasa sudah diatas rata pendapatan lainnya atau bahkan lebih, maka gaya hidup kita perlu dicurigai. Jangan-jangan, karena hobi nongkrong dan hang out inilah pangkal masalahnya.

Jika dulu utang itu berbentuk kartu kredit dan diskon belanja, saat ini milenial dikelilingi oleh godaan teknologi fintech dalam peer to peer lending dan fitur pay later. Sebuah metodologi yang kurang lebih sama dengan kartu kredit alias bayar nanti.

Sedangkan menabung adalah menyisihkan sebagian uang kita buat masa depan. Berbeda dengan simpanan yang sebatas menyimpan buat hari ini atau bulan ini saja. Perbedaannya adalah jika simpanan hanya jangka pendek, sementara menabung waktunya untuk jangka menengah dan panjang.

Terakhir jika bicara investasi bagai millenial, salah satu konsep yang sesuai dengan khas mereka sebenarnya sudah ada yakni menabung dalam instrument reksa dana. Dengan nominal mulai Rp 100.000, cukup lukuid dan terbebas dari 'kebingungan memilih yang mana'. Artinya menabung versi ini kita tidak akan dipusingkan oleh hal-hal teknis khas para financial planner.

Di era seperti sekarang, milenial kan suka sekali menggunakan smartphone dan aplikasi. Nah, bila ingin dipermudah mencatat keuangan dan mengelola keuangan anda bisa mulai mencatat keuangan dan mengelola keuangan anda bisa mulai mencatat dengan menggunakan aplikasi pencatatan Gratis.

No comments:

Post a Comment