Tuesday, July 9, 2019

Mencegah Dan Menjaga Kesehatan Reproduksi Untuk Seorang Pria Dan Wanita

Mencegah Dan Menjaga Kesehatan Reproduksi Untuk Seorang Pria Dan Wanita

PRUPOP.com - Sebagai seorang pria dan wanita dewasa, harus tetap mencengah, menjaga, merawat kebersihan reproduksi. Hal itu dikarenakan banyak sekali pasangan muda atau tua gagal untuk mendapatkan sebuah keturunan.

Baik wanita yang harus selalu menjaga kesehatan reproduksinya baik kehamilan dan kelahiran. 
Dan terus kenapa kesehatan reproduksi itu penting untuk pria dan wanita?

Mesti kita ketahui, bahwa pria dan wanita memiliki reproduksi yang berbeda dari segi bentuk maupun struktur yang mendukungnya.

Organ dari sistem reproduksi wanita meliputi vagina, rahim (uterus), ovarium, tuba falopi, dan vulva. Sementara sistem reproduksi pria terdiri dari penis, testis, dan skrotum (buah zakar).

Meski beigtu, sistem repoduksi pria dan wanit sama-sama direncang untuk menghasilkan, melindungi, serta mengangkut sel telur atau sperma. Khusunya pada wanita, sistem reproduksi mereka juga bertanggung jawab untuk mempertahankan kehamilan dan menjadi tempat bertumbuh kembangnya janin sampai waktunya lahir.

Namun, kebanyakan orang tidak menyadari bahwa sistem reproduksi mereka merupakan sistem yang paling rapuh dalam tubuh. Jika anda tak pintar-pintar dalam menjaga kesehatan reproduksi, bukan tak mungkin anda akan mengalami berbagai gangguan reproduksi di kemudian hari. Salah satunya, kesulitan untuk memperoleh keturunan.

** Tips Mengaja Kesehatan Reproduksi Pria Dan Wanita **


1. Menjaga Kebersihan Kelamin Dengan Baik Dan Bersih



Memelihara kebersihan alat kelamin merupakan salah satu bentuk komitmen untuk menjaga kesehatan reproduksi. Kelamin yang kotor dan tidak terawat tentu membuat pasangan tidak akan mau berhubungan seks dengan kamu.

Selain itu, kelamin kotor juga dapat meningkatkan risiko penyakit yang dapat mengganggu kerja sistem reproduksi.

Merawat kebersihan kelamin tidak perlu usaha yang ribet, anda hanya perlu, sebagai berikut :
  • Selalu membersihkan alat kelamin setelah berkemih, serta sebelum dan setelah melakukan hubungan seksual.
  • Pastikan area genital selalu dalam keadaan kering dan tidak lembap.
  • Hindari menggunakan sabun wangi, sabuh sirih, deodoran, bedak, dan vaginal douche karena dapat menyebabkan kulit kelamin rentan iritasi.
  • Mengganti celana dalam setiap hari, dan pastikan kalau celana yang digunakan mampu menyerap keringat dengan baik
  • Bagi pria, pertimbangkan untuk sunat guna menghindari risiko infeksi bakteri di penis. Kulit kulup yang tidak diangkat dapat menjadi tempat berkumpulnya kotoran. Bila dibiarkan, kotoran tersebut dapat menumpuk dan menyebabkan infeksi.
2. Mengonsumsi Makanan Sehat


Apa yang anda makan setiap hari akan memengaruhi kesehatan reproduksi anda. Jika anda terbiasa makan makanan yang sehat dan bergizi tinggi, tubuh akan terasa makin sehat dan bugar. Anda juga terhindar dari berbagai penyakit, termasuk penyakit yang menyerang sistem reproduksi.

Dokter kandungan (Obgyn) di Texas Fertility Center, Dr. Natalie Burger, mengatakan asupan nutrisi yang tepat juga dapat membantu tubuh memproduksi sel sperma dan telur yang sehat serta berkualitas. 

Makanan sehat juga mempersiapkan tubuh wanita untuk menjalani kehamilan tanpa hambatan komplikasi. Jadi, astikan makanan dalam piring anda memenuhi prinsip gizi seimbang, yang mencakup karbohidrat, serat, protein, dan lemak baik.

3. Melakukan Hubungan Seks Yang Aman


Prinsip melakukan seks yang aman tidak hanya terfokus pada pemakaian kondom saja. Perilaku seks aman didefinisikan sebagai segala bentuk tindakan pencegahan untuk menlindungi diri dan pasangan dari risiko penyakit menular seksual. Bahkan, seks aman juga bisa diartikan sebagai upaya untuk menghindari kehamilan yang tidak direncakan.

Beberapa hal yang merupakan bentuk perilaku seks aman :
  • Menggunakan alat kotrasepsi, seperti kondom atau pil KB.
  • Tidak bergonta-ganti pasangan seks di satu waktu
  • Menjaga kebersihan organ intim sebelum dan setelah seks
  • Cek dan ricek riwayat seksual diri sendiri dan pasangan
  • Melakukan tes penyakit kelamin secara berkala.

4. Rutin Cek Kesehatan Ke Dokter


Beberapa orang mungkin baru memeriksakan kesehatan reproduksinya ketika akan berencana hamil.

Padahal jikapun anda tidak berecana hamil, sistem reproduksi tetap harus diperiksa secara rutin guna mencegah berbagai penyakit di kemudian hari yang biasanya muncul tanpa gejala.

Sebagai contoh, penyakit endometriosis yang menyerang wanita. Jika dibiarkan tanpa pengobatan yang tepat, penyakit ini bisa membuat wanita sulit hamil. Infeksi yang menyerang testis juga dapat membuat pria sulit membuat pasangannya hamil.

Maka dari itu baik pria maupun wanita sangat dianjurkan untuk rutin memeriksakan kesehatan mereka di klinik, rumah sakit, maupun laboratorium kesehatan. Biasanya pemeriksaan berfokus pada risiko infeksi, penyakit menular seksual, dan penyakit bawaan yang mungkin diturunkan dari orang tua.

Berikut beberapa jenis pemeriksaan kesehatan reproduksi yang paling umum dilakukan :
  • Pemeriksaan Darah Lengkap (Complete Blood Count)
  • Pemeriksaan Urin
  • USG
  • HSG
  • Tes penyakit kelamin, seperti tes sifilis dengan uji VDRL
  • Pap smear

5. Dilarang Merokok dan Meminum Minuman Keras


Gaya hidup sehat adalah kunci menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh, yang akan ikut memengaruhi kerja sistem reproduksi anda.

Maka jika anda seorang perokok dan peminum alkohol, sebaiknya berusaha untuk menghentikan kedua kebiasaan buruk ini. Tidak mudah memang, tapi tidak mustahil dengan niat dan tekad yang kuat.

Cobalah pelan-pelan dengan mengurangi satu gelas miras atau sebatang rokok per hari. Jika sudah terbiasa, barulah kurang beberapa batang rokok dan gelas lagi hingga anda mampi berhenti sama sekali. 

Bila perli, anda bisa meminta dukungan dari orang-orang terdekat seperti keluarga, pasangan, atau sahabat. Selain itu, jangan lupa untuk rutin berolahraga secara teratur agar tubuh anda tetap bugar setiap hari. Olahraga bisa membantu anda dalam mencapai berat badan ideal dan memperbesar peluang sukses hamil.

Begitu pula dengan membiasakan cukup tidur, tidur adalah cara alami tubuh untuk menjaga kesehatannya sendiri. Jika anda kurang tidur dampaknya akan terasa langsung pada kesehatan anda, termasuk pada fungsi reproduksi dalam jangka panjang.

0 comments:

Post a Comment