Monday, July 15, 2019

Melaka Malaysia Travel Yang Seru Untuk Dikunjungi Pada Liburan Singkat

Melaka Malaysia Travel Yang Seru Untuk Dikunjungi Pada Liburan Singkat

PRUPOP.comNegara satu ini, banyak wisatawan kunjungi termasuk orang Indonesia. Untuk menghabiskan akhir pekan mengunjungi Malaysia salah satunya yang paling tepat, walau waktu hanya singkat.

Melaka salah satu kota bersejarah yang terletak di sebelah Selatan Kuala Lumpur, Malaysia ini wajib banget untuk kamu kunjungi dengan waktu yang singkat. Kota penting selama abad ke 18 hingga sekarang.

* TRANSPORTASI MELAKA

=> Kuala Lumpur - Melaka
Bila kamu pergi dari Kuala Lumpur, kamu bisa baik bus di Terminal Bersepadu Selatan (TBS), ada banyak perusahaan bus yang menawarkan rute ke Melaka.
Waktu tempuh dari Kuala Lumput menuju Malaka membutuhkan waktu perjalanan sekitar 2 jam lamanya. Untuk tarif ongkos bus nya pun beragama mulai dari Rp 30 ribu - Rp 65 ribuan sekali berangkat.
=> Dari Dumai atau Pekan Baru

Pergi ke Melaka dari Dumai/Pekan Baru, kamu bisa menyebrang dengan menggunakan kapal. Namun waktu tempuh dari pelabuhan di Dumai menuju Melaka ini cukup lama, kurang lebih 2 hingga 3 jam dengan harga tiket sekitar Rp 600 ribu untuk pergi-pulang (PP).
=> Bandara KLIA / LCCT

Bila kamu turun dari Bandara Kuala Lumpur Internasional Airport (KLIA) ada bus langsung daro bandara menuju Melaka Central atau Rumah Sakit Melaka Mahkota.
Bus ini terletak di halte 6 di luar LCCT dengan tarif sekitar RM 22 atau setara dengan Rp 74 ribu dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam.
=> Dari Singapura

Kamu bisa naik bus dari terminal bus Lavender St dan langsung tiba di Melaka Central dengan waktu perjalanan sekitar 3,5-4 jam.
**Lihat postingan ini di Instagram 

Negeri ni tempat bertarung menimba ilmu dengan rakan2 seperjuangan.. Dengan bawak toyol untuk quiz dan test.. Minta halal ✌ 
Sebuah kiriman dibagikan oleh Hai Karl (@haikal.crowz) pada 5 Jul 2017 jam 6:41 PDT
Di Melaka sendiri mempunyai sarana transportasi yang terbatas, kamu bisa menggunakan bus bila ingin berkeliling dalam kota Malaka.

Selain itu, kamu bisa menggunakan taksi yang tersedia di tempat ini, namun biasanya taksi di Melaka ini tidak menggunakan argometer, jadi kamu harus menggunakan keahlian tawar-menawar dengan sopir taksi setempat.

* WISATA MELAKA

1. Christ Church Melaka

Christ Chruch Melaka terletak persis di samping Stadthuys, yang merupakan bangunan bekas Belanda yang selesai dibangun pada tahun 1753.
Pada awalnya gereja ini adalah gereja protestan Belanda, namun sejak masa kolonial Inggris gereja ini berubah menjadi gereja anglikan.
Kamu bisa mengunjungi Christ Church Melaka tanpa harus dipungut biaya sama sekali dengan bangunan khas Belanda kuno yang unik.
Di dalam gereja terdapat deretan batu nisan yang ditulis baik dalam bahasa Inggris maupun bahasa Belanda.
2. Stadthuys
Stadthuys terletak tepat di jantung kota Melaka yang memiliki ciri khas dengan bangunan yang berwarna merah dan dibangun pada tahun 1650 yang awalnya merupakan pusat administratif kantor bagi Gubernur Belanda.
Stadthuys ini berada di kawasan yang bernama Red Square karena seluruh bangunannya dicat dengan warna merah.
Kamu bisa menyusuri kawasan ini dengan berjalan kaki sembari menikmati bangunan-bangunan dengan gaya arsitektur kolonial Belanda yang eksotis dan Instagramable.
3. St Paul Church
Tak jauh dari Stadthuys ada satu gereja bersejarah yang bernama St Paul Church yang selesai dibangun pada tahun 1521 yang merupakan gereja tertua di Asia Tenggara.
Karena letaknya yang berada di atas bukit, untuk menuju St Paul Church ini kamu perlu mendaki anak tangga yang cukup melelahkan.
Gereja St Paul ini saat ini hanya tinggal reruntuhannya saja, akibat dari kebakaran yang terjadi pada tahun 1824, karena pada saat itu tempat ini dialihfungsikan menjadi pabrik bubuk mesiu.
St Paul Church menawarkan pemandangan Kota Tua Melaka yang menawarkan ditemani dengan batu-batu nisan berukuran raksasa yang ditulis dalam bahasa Belanda dan Portugis,
Selain itu, terdapat pemakaman tua Belanda yang bisa kamu kunjungi karena menjadi satu daya tarik utama dari St Paul Church.
4. Jonker Walk
Usai dari Stadhuys kamu bisa menyebrangi Sungai Melaka dan menuju ke satu jalan legendaris di Kota Melaka yakni Jonker Street.
Jonker Street adalah bagian dari kawasan Chinatown di Melaka. Di tempat ini kamu bisa menemukan beragama bangunan toko dengan gaya arsitektur yang kental akan budaya Tiongkok.
Menyusuri Jonker Street bisa dilakukan baik pada siang atau malam hari. Namun, lebih baik kamu mengunjungi Jonker Street pada malam hari, karena pada malam hari sebagian besar jalan tersebut digunakan sebagai pasar malam. 
5. Menara Taming Sari Melaka
Destinasi berikutnya yang bisa kamu kunjungi adalah Menara Tamin Sari yang memiliki tinggi 100 meter. Disini kamu bisa akan diarahkan masuk ke dalam kabin berjendela transparan dan berkapasitas maksimal 66 orang.
Kemudian akan dibawa naik ke atas dengan berputar 360 derejat selama tujuh menit, Menara Taming Sari terletak di distrik Bandar Hilir yang populer di Jalan Merdeka, hanya berjarak 3 menit berjalan kaki dari Kompleks Perbelanjaan Mahkota Parade dan Dataran Pahlawan Mengamall.
Menara ini dibangun dengan menggunakan teknologi Swiss canggih, dengan struktur menara yang cukup tangguh untuk menahan gempa berkekuatan 10 skla Richter.
6. Eye on Malaysia
Eye on Malaysia adalah sebuah kincir raksasa dengan tinggi sekitar 60 meter yang lokasinya berada di tepi barat Melaka.
Menaiki Eye on Malaysia, kamu bisa melihat pemandangan ibu kota Malaysia dalam jarak 20 kilomere.
7. A Famosa Fort
A Famosa adalah benteng peninggalan Portugis di Melaka, yang dibangun tahun 1511 yang merupakan salah satu bangunan peninggalan bangsa Eropa tertua yang masih ada di Asia Tenggara.
Meski demikian, kondisinya sudah tak utuh dan tinggal bersisa sejumlah reruntuhan bangunan, namun kamu tetap bisa berfoto di gerbang benteng ini yang masih berdiri kokoh, yang bernama Porta de Santiago.
8. Baba Nyonya Heritage Museum
Baba Nyonya Heritage Museum adalah sebuah museum di Kota Melaka yang menampilkan sejarah lokal etnis China-Melayu yang juga disebut baba-Nyonya.
Museum ini didirikan pada tahun 1986 oleh Chan Kim Lay, generasi keempat dari keluarganya yang tinggal di sebuah rumah berukuran besar dan sekarang menjadi museum ini.
Baba Nyonya Heritage Museum terletak di 48-50 Jalan Tun Tan Cheng Lock ini buka setiap Senin hingga Sabtu dengan jam buka 10:00 - 12:30 & 14:00 - 16:30 waktu setempat.
9. Melaka Sultanate Palace
Melaka Sultanate Palace adalah replika kayu dari istana abad ke 15 milik Sultan Mansur Shah yang terletak di bawah bukit St Paul.
Menurut catatan sejarah, istana tujuh tingkat Sultan Mansur Shah dibangun seluruhnya tanpa paku dan dan didukung dengan ukiran, pilar kayu dan menampilkan atap tembaga dan seng.
Istana kerajaan ini diklaim sebagai istana paling rumit yang pernah dibangun di dunia pada tahun 1459. Di dalam kompleks istana ini terdapat sekitar 1.350 artefak, cetakan, foto dan gambar yang merinci sejarah Kesultanan Melayu dan warisan budaya Malaysia,
Museum tiga lantai dibagi menjadi delapan kamar di mana kamu dapat melihat berbagai persenjataan, seni dekoratif, kostum tradisional, barang pecah belah, perhiasan dan banyak lagi.
Selain itu terdapat tiga galeri yang menggambarkan legenda terkenal melalui diorama, termasuk bentrokan terkenal antara prajurit legendaris Malaka, Hang Tuah dan Hang Jebat.
* KULINER MELAKA

Mirip dengan kota-kota di Malaysia lainnya, Melaka mempunyai beragam kuliner yang bervariasi, kamu dapat menemukan makanan barat, China atau Melayu.
Untuk makanan barat, kamu bisa pergi ke Jongker Street. Sedangkan bila kamu ingin mencoba menikmati makanan asli Malaysia seperti Nasi Lemak Antarbangsa dengan Teh Tarik, kamu bisa pergi ke Dataran Pahlawan Mega Mall.
Bila kamu malas pergi ke banyak tempat hanya untuk kulineran, maka kamu bisa pergi ke Newton Food Centre yang terletak tepat di samping Mahkota Parade Mall.
Di tempat ini kamu bisa menemukan beragam makanan halal seperti nasi lemak, laksa, nasi briyani, dan makanan non-halal seperti po piah, char kwe tiau (nasi noddle), bak kut teh (sup iga babi), dan banyak lagi.

0 comments:

Post a Comment